Tim Nasional Bangladesh
Team Sepak Bola Nasional Bangladesh (Bengali: বাংলাদেশ জাতীয় ফুটবল দল) ialah team sepak bola nasional Bangladesh yang disadari serta dikontrol oleh Asosiasi Sepak Bola Bangladesh (BFF). Ini ialah anggota Konfederasi Sepak Bola Asia, serta jadi anggota FIFA di tahun 1974. Walau Asosiasi Sepak Bola Bangladesh pertama-tama dibangun di tahun 1972. Bangladesh dipilih untuk anggota Komite Eksekutif AFC di tahun 1982–1986 serta 1998–2002. Komite Eksekutif sekarang ini diambil dengan cara demokratis, di bawah konstitusi yang disepakati AFC serta pemantauan langsung FIFA & AFC, pada bulan April 2008.
Timnas Bangladesh mengawali kiprahnya di tahun 1973 serta belum maju ke putaran final Piala Dunia. Mereka dihentikan di set pertama performa Piala Asia salah satu sampai sekarang ini pada 1980, serta kwalifikasi Piala Dunia 1986. Hasil paling baik bangsa tiba pada tingkat Asia Selatan dimana dia memenangi Kejuaraan SAFF sekali serta peraih medali emas 2x di Asian Games Selatan. Bangladesh salah satu team terpenting di Asia selatan di tahun 2000-an. Tetapi, seperti juga dalam tempat lain di anak benua, sepak bola tingkat atas di Bangladesh dimainkan di satu tempat di bawah bayangan team kriket nasional negara itu. Ini sejumlah besar dikarenakan oleh alokasi budget yang tidak mencukupi serta minimnya penyesuaian ketrampilan tehnis. Sampai sekarang ini, sepak bola masih jadi olahraga yang terkenal di Bangladesh tapi kriket masih jadi olahraga yang sangat terkenal di negara ini.
Contoh pertama dari team sepak bola nasional Bangladesh ialah timbulnya team sepak bola Shadhin Bangla semasa perang pembebasan 1971. Mereka lakukan tour di semua India untuk tingkatkan kesadaran internasional serta suport ekonomi untuk perang pembebasan.
Sesudah kemerdekaannya dari Pakistan diraih di akhir tahun 1971, team sepak bola Bangladesh mainkan laga sah pertama kalinya pada tanggal 26 Juli 1973, hasil seimbang 2–2 menantang Thailand. Semasa periode di antara 26 Juli serta 14 Agustus 1973, timnas mainkan 13 laga pertemanan menantang team-team Asia, semua diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, membuahkan 3x seri serta 10 kali kalah. Setahun selanjutnya, timnas mainkan 2 laga pertemanan lagi, kesempatan ini di Bangkok, serta ditaklukkan 2x lagi.
Laga sah selanjutnya tiba pada 1978 laga Asia di Bangkok, menantang Malaysia serta India, usai satu kali lagi untuk kekalahan. Pada Januari 1979, kompetisi kwalifikasi untuk Piala Asia AFC 1980 diawali serta - dengan cara mengagetkan mengingat rekor mereka awalnya - Bangladesh buka kampanye mereka dengan hasil seimbang menantang Afghanistan serta Qatar. Kekalahan 4-0 yang berat menantang Qatar berlangsung, tapi kemenangan 4-1 atas Afghanistan, kemenangan pertama team, membuat mereka maju ke kompetisi.
Dalam persiapan untuk Piala Asia, Bangladesh mainkan empat laga pertemanan lagi, kehilangan tiga dari mereka (khususnya 9-0 meronta-ronta oleh Korea Selatan) tapi meraih kemenangan ke-2 mereka, 3-1 atas Sri Lanka.
Piala Asia AFC 1980 diselenggarakan pada September 1980 di Kuwait, serta Bangladesh digolongkan dengan juara bertahan Iran dan Korea Utara, Suriah serta Cina. Beberapa orang Bangladesh buka kompetisi dengan kekalahan tipis atas Korea Utara (3–2) serta Suriah (1–0) tapi semasing berasa malu 7-0 serta 6-0 oleh Iran serta Cina, mengakhiri kompetisi di bawah meja mereka dengan beda gol −15. Ini ialah salah satu waktu Bangladesh maju ke kompetisi besar.
Di tahun 1982, sesudah satu 1/2 tahun tanpa ada laga, team bermain empat laga di Karachi, Pakistan, satu kali lagi menanggung derita, 3 kekalahan serta sekali seimbang, dengan kerugian 9-0 yang berat, kesempatan ini ke Iran. Lima laga pertemanan selanjutnya membuahkan 2 kemenangan serta 3 kekalahan, serta di tahun 1984, team cuma mempunyai 4 kemenangan, dalam 10 tahun.
Kwalifikasi untuk Piala Asia AFC 1984 berjalan pada bulan Agustus tahun itu, dengan Bangladesh dipertemukan dengan Iran serta Suriah dari kompetisi 1980 bersama-sama Thailand, Indonesia serta Filipina. Bangladesh kehilangan semua terkecuali satu diantara laga mereka, kekalahan 3-2 dari Filipina untuk selamatkan sedikit kebanggaan sesudah dianiaya lagi oleh Iran.
Satu bulan selanjutnya, team bermain pertemanan menantang Maladewa serta Nepal serta bagikan dua pukulan mereka sendiri untuk perkembangan, memenangi ke-2 laga 5-0. Tapi Nepal menjawab satu hari sesudahnya, menaklukkan Bangladesh 4-2.
Di tahun 1985 team lakukan usaha pertama untuk maju ke Piala Dunia serta digolongkan dengan India, Indonesia serta Thailand. Dua kemenangan dari enam membuat Bangladesh finish di bawah group mereka.
Dari April 1985 sampai November 1987 team bermain 13 laga, mendaftar 4 kemenangan, 2 seimbang serta 7 kekalahan, sebelum tidak berhasil maju ke Piala Asia AFC 1988 atau Piala Dunia FIFA 1990, cuma menulis satu kemenangan dalam sebelas laga yang mereka mainkan. ke-2 kompetisi (kekalahan 3-1 dari Thailand di kwalifikasi Piala Dunia).
Dari 1989 sampai 1991, team bermain 8 laga, mendapatkan 3 kemenangan, 1 seimbang serta 4 kekalahan, sebelum tidak berhasil satu kali lagi maju ke Piala Asia, kesempatan ini karena kekalahan 6-0 oleh Korea Selatan. 2 tahun selanjutnya, kompetisi kwalifikasi untuk Piala Dunia FIFA 1994 menyertakan 8 laga - kampanye terpanjang di Bangladesh, tapi tidak kurang sukses - cuma sepasang kemenangan atas Sri Lanka yang menahan terwujudnya pemutihan keseluruhan yang meliputi penembakan 8-0 serta 7-0 di semasing tangan Jepang serta Uni Emirat Arab.
Di tahun 1995, Bangladesh memenangi medali perak di Asian Games Selatan, kalah di final menantang tuan-rumah India, tapi kwalifikasi untuk Piala Dunia FIFA 1998 kembali lagi ada, dengan team itu serta kalah dari China Taipei.
Nasib team dalam pertandingan regional bertambah - Piala Emas SAFF di tahun 1999, diselenggarakan di Goa, lihat Bangladesh kembali lagi capai final serta kalah dari India, ambil medali perak yang lain, serta di tahun 1999 Asian Games Selatan diselenggarakan di Kathmandu team pada akhirnya ambil langkah tambahan serta memenangi medali emas, kemenangan kompetisi pertama dalam riwayat team. Tetapi, mereka tidak bisa masukkan ini ke kwalifikasi yang sukses untuk Piala Asia 2000 serta tidak berhasil sembuh dari pembukaan 6-0 meronta-ronta oleh Uzbekistan.